Dikirim Dari Pulau Jawa, Papua Rawan Penjualan Mobil dan Motor Bodong

Akkareso.com ;- Maraknya kendaraan tanpa surat-surat alias ‘Bodong’ akhir-akhir ini kian meningkat. Sebagaimana yang diungkap oleh pihak kepolisian di Papua.

Sebut saja Mobil dan motor yang didatangkan dari pulau-pulau di barat Indonesia seperti Jawa dan Sumatra.

Kepala Kepolisian Resor Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, berdasarkan data perusahaan pembiayaan yang dilaporkan kepadanya, terdapat 250 unit kendaraan roda empat tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) masuk ke Timika melalui Pelabuhan Pomako.

“Ya berdasarkan hasil laporan dari pihak leasing, mobil-mobil itu didatangkan dari Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi ke Timika secara diam-diam,” kata Agung.

Lebih lanjut, Agung menyampaikan bahwa kendaraan itu rata-rata belum lunas dan sengaja digelapkan ke Timika.

“Bukan cuma kendaraan roda empat, kendaraan bodong juga berupa sepeda motor. Beberapa unit kendaraan bodong pernah diamankan saat razia kendaraan di Timika yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Mimika,” ungkapnya

Mobilisasi kendaraan bodong yang statusnya bermasalah dengan perusahaan pembiayaan hingga pindah pulau bisa jadi berkaitan dengan jaringan sindikat. Ada banyak modus operandi seperti ini yang pernah diungkap kepolisian.

Di antaranya pemalsuan STNK atau BPKB, penipuan sewa mobil, transaksi mobil curian, dan pembelian mobil yang digadaikan.

“Seperti yang diketahui pada bulan Juli lalu, Polres Blitar dilaporkan telah menangkap jaringan penggelapan kendaraan yang beroperasi melalui media sosial seperti Facebook. Pelaku menjual mobil yang menggunakan pelat nomor dan STNK palsu. Tercatat pelaku ini sudah menjual 18 unit kendaraan dengan cara itu,” jelasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here