Soal Lockdown, Prabowo : Pemerintah Tak Mau Otoriter Terhadap Rakyat

Akkareso.com|Makassar ;- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan pemerintah RI tak ingin melarang rakyat Indonesia beraktivitas dengan menerapkan pembatasan wilayah alias lockdown dalam melawan wabah corona (Covid-19).

Hal ini dilakukan pemerintah karna tidak mau bersikap keras dan otoriter terhadap rakyatnya.

“Kita tidak mau otoriter. Banyak negara lain sangat keras. Indonesia ini ingin kesadaran, self protection harus kita laksanakan,” ujar Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020)

Lebih lanjut, Pranowo menyampaikan bahwa, Indonesia memiliki rakyat dan kondisi yang berbeda dengan negara lain. Oleh karena itu, kesadaran warga akan sangat membantu pemerintah dalam menanggulangi dan menekan penularan Covid-19.

Foto : Beberapa negara di belahan dunia yang melalukan Lockdown (Akkareso.com)

“Enggak bisa kita ikuti kondisi di negara lain, kondisi rakyat juga lain. Kita memikirkan kondisi rakyat kita, kondisi keadaan kita hadapi bersama,” ujarnya.

Seperti sebelumnya, beberapa negara menerapkan kebijakan tegas dan sanksi bagi warganya yang masih keluar rumah di tengah wabah corona. Misalnya, di Prancis yang telah memberi hukuman denda terhadap 4000 orang karena melanggar perintah tinggal di rumah pada hari pertama lockdown.

Sementara itu, sejumlah negara tetangga di kawasan Asia Tenggara pun memberlakukan lockdown wilayah untuk menekan penularan corona yakni Malaysia, Singapura, dan Fiiipina.

Selain itu, Korea Utara bahkan mengancam akan menembak warga Cina yang masuk ke wilayahnya. Dua negara memang saling berbatasan, sehingga Korut pun menerapkan ancaman tindakan tegas tersebut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here