AMPD Galesong, Desak Pimpinan Dan Badan Kehormatan DPRD Takalar ‘Berhentikan’ Amiruddin Mami

Akkareso.com|Makassar ;- Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Galesong, desak pimpinan DPRD dan Badan Kehormatan Dewan Kabupaten Takalar Provinsi Sulsel, untuk secepatnya memberhentikan Anggota Dewan berstatus terdakwa, Amiruddin Mami.

“Masyarakat galesong resah dan kecewa terhadap dewan kohormatan DPRD, yang tidak memberhentikan oknum DPRD yang sudah jelas putusan hukumnya,” ujar Hasbi Syamsari, Ketua AMPD Galesong, pada Sabtu (16/5/2020)

Pihaknya juga cukup menyoroti status terdakwa Amiruddin Mami yang sudah lama ini, tetapi tidak ada tindakan tegas dari pimpinan DPRD dan Badan Kehormatan Dewan Kabupaten Takalar.

“Seharusnya dengan kasus ini Amiruddin harus diberhentikan sementara karena aturan hukum sudah sangat jelas mengatur hal tersebut. Status terdakwa dalam kasus pidana umum atau pidana khusus (Ijazah Palsu) ini sudah sangat jelas

“Kami berharap Dewan Kehormatan DPRD segera mengambil sikap,” tegasnya

Sebelumnya Amiruddin Mami dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terpilih untuk ke dua kalinya di daerah pemilihan (Dapil) III Kabupaten Takalar. Namun terduga kasus ijazah palsu sehingga dirinya di gugah atas dasar hukum tersebut

Sesuai dengan pasal 200 ayat (1a) dan ayat (4) Undang-undang 23 tahun 2014, mengatakan bahwa anggota DPRD kabupaten/ kota diberhentikan sementara karena;

a. menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana umum yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun; atau

b. menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana khusus. Ayat (4) anggota DPRD kabupaten/ kota yang diberhentikan sementara tetap mendapatkan hak keuangan tertentu.

Hingga berita ini di naikkan, belum ada klarifikasi langsung dari yang bersangkutan, dalam hal ini Amiruddin Mami dan Pimpinan DPRD Takalar yang memahami dugaan kasus ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here